I remembered when this morning, about 6 a.m, my mom called me. Jadi nih Ibu nelpon buat bangunin aku suruh buat tugas biar gak keteteran pas dikampus. Nah, after she turned off the phone, I back to sleep again XD. But I woke up again when my phone was vibrate so loud. I think it's message from my boss or my customer but when I saw the message, it said:
Hari ini ada yang ultah !
Sumpah pesannya sama bunyinya kayak gitu, bahkan spasinya juga gak aku ubah. Ternyata bapak gueh sms ngingetin ulang tahun dia. Padahal nih, niatnya malam ini baru nelpon beliau biar dia panik sendiri gitu anaknya gak ingat ulang tahun dia wahahhaaha *evil laugh* tapi apa daya, udah di sms kayak gitu masa si anak yang manis ini gak nelpon bapaknya? Akhirnya karena saking excited nya nelpon ayah, ada satu kesalahan fatal yang aku buat. Jadi gini, nomor telepon ayahku kan 08****18*** nah saking paniknya dan pengen buru-buru nelpon, aku jadi mencet 08****16***. Akunya juga goblok sih gak lihat dulu nama "Daddy" muncul gak di calling phone itu, malah langsung nempelin hape ke telinga. Sebenarnya pas nelpon ada yang janggal sih tapi gak tahu apa. Akhirnya setelah nunggu lama diangkat juga. Jadi kira-kira percakapannya gini:
He (orang yang aku sangka ayahku): Assalammu'alaikum
Me: Wa'alaikumsalam, ada yang ulang tahun, yah?
He: Iya?
Me: Ada yang ulang tahun hari ini, yah? *sambil ketawa*
He: Ini siapa?
Me: *terdiam sesaat* halo... yah...
He: Ini siapa?
Me: Ayah ini pinter banget bercandanya. Siapa yang ulang tahun hari ini?
He: Ini siapa ya?
Me: *menyadari suara nya ternyata beda. dan tiba-tiba matiin hape*
Pas aku cek panggilan keluar ternyata SALAH NOMOR. Astaghfirullah~ niatnya mau ngerjain orang malah ngerjain diri sendiri. Ini kali ya artinya kualat sama orang tua -__-
Dan akhirnya aku kembali menelepon ayahku (kali ini nomornya bener). Dan ternyata aku baru sadar yang janggal tadi itu ternyata kalau nelpon ayahku ada NSP nya, sementara nelpon bapak aneh tadi cuma bunyi tut tut tut doang.
Udah gak usah diperpanjang, itu cuma intermezzo aja. Inti dari postingan ini adalah serentetan kalimat dibawah ini.
Ayah, Happy 51th birthday
Terima kasih masih tetap hidup sampai sekarang
Terima kasih masih tetap sehat sampai sekarang
Terima kasih masih tetap menyayangi kami sampai sekarang
Terima kasih masih tetap bertahan sampai sekarang
Aku sadar bahwa aku bukanlah seorang anak yang pantas kau banggakan
Aku bukan seorang anak yang punya prestasi gemilang
Aku bukan seorang anak yang bisa membawa pulang sebuah piala untuk orang tuanya
Aku juga bukan seorang anak yang bisa membuat orang tuanya dipanggil keatas panggung oleh kepala sekolah atau rektor karena prestasi yang gemilang
Tidak, aku tidak termasuk golongan seperti itu
Aku sedih? Tidak :)
Karena aku tahu walaupun aku tidak memiliki kelebihan yang bisa membuatmu bangga, tapi aku punya kelebihan lain yang langka dan bahkan jarang dimiliki oleh gadis seusiaku di usia sekarang ini
Dan terlebih lagi, kelebihanku itu aku dapatkan darimu, Ayahku
Dan aku juga mengucapkan terima kasih pada Almarhumah nenekku Nur Aini
Nenek adalah orang yang hebat, karena dia juga telah melahirkan seorang pemimpin yang hebat
Ayah, kau tahu, setiap aku menulis sesuatu tentangmu, air mata ini selalu mengalir
Aku selalu merindukanmu, selalu, selalu dan selalu
Aku menyayangimu karena Allah
Aku merindukanmu karena Allah
Jagalah dirimu
Seperti pesanmu yang selalu ku ingat
Wi berusaha disana, ayah juga akan berusaha disini. Pokoknya kita sama-sama berusaha
My beloved daddy, Happy Birthday
Walaupun kau sudah tua, tapi kau lelaki adalah lelaki tertampan di mataku, juga di mata ibu
Aku menyayangimu sama seperti Ikal menyayangi ayahnya
Bahkan rasa sayangku padamu lebih dari rasa sayang Ikal pada ayahnya
Selamat Ulang Tahun, Ayah
Tetaplah menjadi bintang yang paling terang dari yang paling terang di langit malam dan di mata kami
Your Little Princess
Always and never end,
Noritha Anggraini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar